Berbelanja di Area Super Blok Nagoya

Area Super Blok Nagoya Batam – Jika Anda adalah orang yang suka wisata belanja, maka cobalah kunjungi kompleks perbelanjaan di kawasan Superblok Nagoya. Kawasan pejalan kaki ini menawarkan berbagai produk di gedung-gedung pusat perbelanjaan modern yang terintegrasi dalam satu kawasan. Area dengan konsep seperti ini disebut superblok.
6Di tempat ini, Anda akan menjumpai berbagai tempat belanja (gerai), rumah makan, kedai dan cafe, dan lain sebagainya. Keberadaan superblok ini menjadi penanda bahwa Kota Batam begitu dinamis dalam hal mengembangkan kotanya sebagai kota modern, baik secara fisik maupun gaya hidup masyarakatnya.

Nagoya sendiri mulai dibangun pada tahun 2006 oleh Pemerintah Otorita Batam dengan membangun sebuah mal yang kemudian dijadikan area superblok. Mal dengan konsep superblok mengkombinasikan antara mal sebagai pusat perbelanjaan dengan perkantoran serta pusat bisnis dan juga tempat tinggal, seperti apartemen atau kondominium.
5
Ini merupakan antisipasi terhadap berangsur sepinya beberapa mall lama di kota ini dari pengunjung. Banyak mall yang tidak laku sepi pengunjung dan pedagang enggan menyewa tempat setelah selesai dibangun, belum lagi nasib pada mal-mal yang tidak rampung digarap. Selain itu, dari kajian pemerintah Kota Batam nampak bahwa para pengembang mal-mal sebelumnya tidak menawarkan sebuah konsep kawasan yang terintegrasi. Sehingga, menyebabkan rendahnya peminat-sewa gerai untuk membuka toko yang juga memengaruhi animo pengunjung.

Di Batam, Nagoya bukanlah satu-satunya kawasan superblok. Ada juga kawasan superblok lainnya, seperti Superblok Imperium dan Harbour Bay. Namun demikian, bila dibandingkan dengan kawasan lainnya, Nagoya lebih diuntungkan oleh letaknya yang tidak jauh dari pusat Kota Batam. Dan, keberadaannya yang strategis ini mampu menyedot perhatian pelanggan Batam Super Mall yang sudah akrab dengan masyarakat Batam, serta mal-mal kecil lainnya untuk datang ke Superblok Nagoya. Menjadi hal lumrah dalam sebuah kompetisi industri perbelanjaan, di mana satu kawasan dengan lainnya menawarkan keunggulannya masing-masing.

Aneka keunggulan dalam bisnis properti mal di kawasan Nagoya menjadi ‘senjata’ atau pendongkrak nilai jual untuk menarik pebisnis dari Malaysia dan Singapura agar membuka gerainya di kawasan superblok ini. Hal-hal yang biasanya menjadi pertimbangan para investor ialah lokasi yang strategis, pangsa pasar yang dibidik (kelas sosial tertentu), hingga profesionalitas manajemen pengelolaan kawasan.

Bila Anda pernah menyaksikan konstruksi bangunan Crystal Palace di Hyde Park, London, Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai wahana pameran industri (Great Exhibition) terbesar di dunia ketika itu, maka seolah Anda akan menemukannya kembali tatkala mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Kawasan Nagoya ini. Oleh pengelola, struktur bangunannya sengaja dikreasi dengan konsep bangunan bergaya klasik di mana terdapat tiang-tiang yang menjulang tinggi serta beratap cekung yang diselimuti dengan viberglass. Sehingga, cahaya matahari akan masuk menerangi sepanjang lorong superblok ini.

Di kawasan perbelanjaan modern ini, Anda tidak akan secara menyeluruh dibawa ke dalam imajinasi kultur belanja Barat. Karena, kawasan Nagoya akan ‘menyesuaikan diri’ dengan suasana momen-momen lokal. Pada saat hari raya akan banyak hadir di sana hiasan-hiasan khas hari raya, seperti ketupat ketika Lebaran, pohon cemara dengan asesorinya saat Natal tiba, dan juga lampion-lampion serta dominasi warna merah tatkala Imlek.

Kawasan Superblok Nagoya begitu istimewa lantaran peminat wisata belanja akan terpuaskan oleh tersedianya sekitar 450 kios dan 170-an rumah toko (ruko) dengan fasilitas terbaru. Seperti misalnya fasilitas hipermarket di Nagoya Hill.

Faktor lain yang menjadi daya tarik suatu kawasan perbelanjaan tentu adalah keunikan yang diciptakan. Keunikan di kawasan ini berupa superblok dengan konsep city walk, atau sebagian menyebutnya modern walking culture, yakni pengunjung diharapkan berjalan kaki untuk mengelilingi lokasi ini sekaligus melakukan berbagai aktivitas, seperti ‘wisata kuliner jalanan’ (food street) dan ‘wisata belanja’ (shopping street). Model city walk inilah yang menjadi kekhasan Superblok Nagoya di mana model ini diadopsi dari bangunan serupa di Singapura. Kawasan city walk berada di dalam mal, tetapi didesain dengan ruang dan lahan yang agak lebar sehingga menyerupai ‘kota mini’. Dengan demikian, pengunjung bisa lebih leluasa menikmati aktivitas berjalan-jalan tanpa harus khawatir kepanasan dan kehujanan.

Aneka restoran fast food, chinese food, peking duck, steak, dan pizza mudah didapatkan di sini. Makan, minum secangkir kopi, dan ngobrol di mal sembari browsing internet bagi yang memiliki komputer jinjing merupakan tren dan gaya hidup masyarakat kota-kota besar yang selayaknya Anda coba. Belum lagi jika ditambah dengan hiburan seperti live music, akan membuat suasana menjadi semakin lengkap.

Selain itu, Area Super Blok Nagoya juga menyediakan berbagai sarana rekreasi atau bermain bagi Anda yang mengajak keluarga, terutama anak-anak. Sedangkan bagi kawula muda dan orang dewasa, di Nagoya juga terdapat gedung bioskop sebagai sarana hiburan yang menyajikan film-film Hollywood terbaru. Kawasan Nagoya berlokasi di pusat kota, Jalan Sudirman dan Jalan Yos Sudarso, Tanjung Uma, Kecamatan Jodoh, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia.
Karena kawasan ini terletak di pusat kota, maka pengunjung tidak akan merasa kesulitan untuk menemukan akomodasi selama berwisata. Mulai dari taksi, rental mobil, hotel dengan berbagai kelas, apartemen, ATM, tempat ibadah, toko obat, hingga fasilitas keamanan wisatawan berupa pos-pos sekuriti Superblok Nagoya.

Mengunjungi Nagoya, tidak akan terlupakan karena Anda akan mendapatkan pelayanan yang ramah dari para penjaja gerai toko maupun pelayan restoran yang dikunjungi. Selain itu, terdapat tempat parkir yang aman dengan sistem pengamanan modern bagi kendaraan Anda.
Untuk menuju Area Super Blok Nagoya dari Bandar Udara Hang Nadim, Anda harus melakukan perjalanan sekitar 15 menit untuk sampai ke kawasan Superblok Nagoya. Melalui Jalan Hang Tuah, lanjutkan ke arah barat hingga bertemu pertigaan yang mempertemukan Jalan Hasanuddin dan Jalan Sudirman. Pada persimpangan jalan ini, Anda mesti belok kanan lewat Jalan Sudirman ke daerah Baloi Laut dengan melewati Batam Center. Sesampainya di Baloi Laut,  Anda hampir mencapai kawasan Superblok Nagoya. Hanya tinggal berjalan sekitar 100 meter, Anda memasuki area perbelanjaan modern andalan Kota Batam ini.