Candi Sukuh yang Erotis

Candi Sukuh Jawa Tengah – Dilihat dari susunan bangunannya, bisa dikatakan Candi Sukuh menyalahi pola dalam buku arsitektur Hindu Wastu Widya. Di dalam buku itu dijelaskan bahwa bentuk candi harus persegi dengan pusat tepat di bagian tengahnya dan yang di tengah itulah tempat yang paling suci. Sedangkan pada kasus Candi Sukuh ternyata tidak sesuai dengan aturan-aturan itu. Hal ini tidaklah mengherankan, sebab ketika Candi Sukuh dibuat era kejayaan Hindu telah memudar dan mengalami pasang surut, sehingga kebudayaan asli Indonesia muncul ke permukaan lagi yaitu kebudayaan prasejarah zaman Megalitik sehingga budaya-budaya asli bangsa Indonesia tersebut memberi ciri pada Candi Sukuh ini. Ketiga teras pada Candi Sukuh terbagi oleh jalan setapak yang terbuat dari batu. Jalan batu di tengah pelataran candi ini langka ditemui pada candi pada umumnya. Bentuk jalan seperti itu hanya ada di “bangunan suci” prasejarah zaman Megalitik.
11
Candi Sukuh sering disebut sebagai candi yang paling erotis di seluruh dunia, dikarenakan banyaknya patung dan relief lingga dan yoni, baik secara simbolis maupun naturalis. Seperti patung seorang lelaki tanpa kepala sedang melakukan onani, atau sebuah pahatan berbentuk rahim perempuan dengan pahatan-pahatan relief dua sisi (kiri dan kanan). Bagian kiri menggambarkan manusia yang lahir dengan sifat dan perilaku baik, sedangkan bagian kanan sebaliknya.

Candi Sukuh berdiri di lereng Gunung Lawu yakni di Dukuh Berjo, Desa Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, eks Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah. Candi ini berjarak kurang lebih 20 km dari kota Karanganyar, 36 km dari Surakarta, dan 65 km di sebelah timur laut Kota Yogyakarta. Lokasi Candi Sukuh juga berdekatan dengan lokasi situs Candi Cetho dan beberapa lokasi air terjun. Jumog, merupakan air terjun yang paling dekat dengan Candi Sukuh. Selain itu ada juga air terjun Parang Ijo kurang lebih 2 km dari pertigaan Nglorok. Jika masih belum puas, kunjungilah air terjun di Tawangmangu yang lebih besar dan lebih terkenal.
12
Fasilitas yang tersedia di kompleks wisata Candi Sukuh ini bisa dikatakan masih minim. Di sekitar candi, kita hanya akan menemukan warung kecil di mana kita bisa menikmati minuman hangat, jajanan, dan makanan (nasi rames) dengan menu sederhana, serta beberapa toko kelontong kecil yang menjual makanan dan minuman kemasan. Sehingga disarankan untuk membawa uang cash, pulsa HP, dan mengisi bahan bakar kendaraan dengan cukup sebelum menuju kawasan Candi Sukuh. Mungkin kita juga perlu membawa bekal makanan dan minuman sendiri jika kita menginginkan menu makanan dan minuman tertentu.

Untu mencapai lokasi candi ini dari titik terakhir yang bisa dijangkau kendaraan roda empat (mobil/bis), kita masih harus melakukan perjalanan sejauh 1,9 km untuk mencapai lokasi. Jika kita membawa kendaraan roda dua (motor) sendiri, akan lebih mudah dikarenakan jalannya yang sangat menanjak. Namun jangan khawatir, kita tidak perlu repot-repot bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan harga dengan tukang ojek jika tidak menaiki motor sendiri. Di lokasi terpasang jelas tarif resmi ojek ke berbagai tujuan. Untuk ke Candi Sukuh cukup membayar Rp 5.000,-. Harga tiket untuk memasuki Candi Sukuh adalah Rp. 2.500,- untuk orang Indonesia dan Rp. 10.000, – untuk orang asing.