Indahnya Terumbu Karang di Taman Laut Olele

Taman Laut Olele Gorantalo – Berada di Desa Olele Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango, berjarak kurang lebih 20 Km dari pusat Kota Gorontalo dan dapat dilalui dalam waktu sekitar 21 menit, taman laut ini dapat diakses menggunakan transportasi darat maupun transportasi laut. Jika melalui jalur darat, dengan naik kenderaan roda dua atau roda empat melewati jalanan berliku di pinggiran bukit.

17
Menuju desa Olele, anda akan melalui jalan berkelak-kelok, melintasi perumahan penduduk dengan pemandangan yang kontras. Di satu sisi anda terkesima dengan tebing-tebing curam berpohon dan di sisi lain, hambaran laut biru hijau tanpa batas membentang membuat anda tercengang. Pantai Olele merupakan pintu gerbang menuju surga Taman Laut Olele dengan alam bahari yang sangat indah. Para penyelam dunia telah membuktikannya dengan mata sendiri. Mereka menyatakan bahwa sebagian biota laut yang terdapat di sana tidak dijumpai di perairan lain.
18
Taman Laut Olele menawarkan banyak keindahan, diantaranya terdapat Goa Jin dengan ikan-ikan hias, Biota Laut, Terumbu karang yang sehat, padat dan indah, Bunga Karang Raksasa, Beberapa jenis ikan yang langka dan hanya terdapat di perairan teluk tomini. Saat ini, Taman Laut Olele menjadi ikon wisata di Provinsi Gorontalo yang berada di pesisir selatan. Jika berkunjung ke Gorontalo, tak lengkap rasanya kalau Anda tidak mengunjungi lokasi ini. Maklum, ketenaran Pantai Olele menggaung hingga di daerah lain sehingga mendapat julukan Primadona Pantai Selatan.

Terumbu karang yang belum tersentuh dihiasi oleh pelangi ikan dan biota laut lainnya di Taman Laut Olele . Salah satu terumbu karang langka yang bisa ditemui adalah terumbu yang menyerupai karya seni ukir perupa Picasso dari Itali. Masyarakat menamainya sebagai terumbu karang Picasso. Jika beruntung, penyelam pun dapat bertemu mamalia laut, ikan Lumba-lumba, yang dengan tidak malu-malu menyambut kedatangan penyelam.

Ketika snorkeling, waspadalah dengan sengatan ubur-ubur. Ukurannya yang mini terlihat menarik berwarna warni terutama saat terkena cercahan sinar matahari. Namun jangan khawatir, rasa gatal akan hilang segera kala menyaksikan keindahan surga bawah laut Olele. Bagi yang bukan penyelam, jangan khawatir. Perahu kayu berkaca asli buatan penduduk siap membawa wisatawan berpelesir mengarungi perairan untuk menikmati keindahan tampak atas terumbu karang, ikan-ikan dan biota laut lainnya.

Karena masih dalam proses pengembangan, di Pantai Olele belum ditemukan adanya penginapan yang difasilitasi bagi para pendatang, atau sarana pendukung wisata lainnya sebagaimana tempat – tempat wisata yang ada di Indonesia, sehingga para pengunjung terkadang harus meminjam kamar warga untuk berganti pakaian usai berenang ataupun menyelam. Mengenai biaya pemakaian tergantung pembicaraan antara pemilik rumah dengan Wisatawan, tetapi biasanya harganya tidak mahal dan relatif terjangkau.

Warga Desa Olele sudah telah maklum dengan keberadaan wisatawan dari luar yang datang mengujungi Pantai Olele. Bahkan penduduk setempat selalu terbuka menerima tamu dari luar. Penduduk merasa bangga dengan Pantai Olele yang dikunjungi sebagai objek wisata, bahkan masyarakat setempat sudah sepakat untuk memperlakukan turis dengan sangat hormat dan sopan santun.