Jejak Sejarah di Monumen Puputan Badung

Monumen Puputan Badung Bali – Monumen ini terletak di pusat Kota Denpasar, yang lokasinya tepat bersebelahan dengan Meseum Bali dan Pura Agung Jaganatha. Di tempat ini pula terdapat tapal batas kota yang bertanda nol (0) yang memiliki makna disitulah titik nol kota Denpasar berada.

11

 

Monumen ini adalah sebagai bentuk peringatan dan penghormatan kepada rakyat Bali yang melakukan perang habis-habisan melawan Belanda untuk membela kehormatan dan harga diri. Saat itu, tak kurang dari empat ribu orang termasuk keluarga raja Denpasar tewas. Setelah banyak yang mengalami luka-luka berat akhirnya perlawanan dihentikan. Banyak para wanita menderita luka-luka dan juga meninggal dunia akibat Perang Puputan.

Monumen ini terdiri dari patung ayah, ibu dan dua orang dua anak kecil sambil membawa keris dan bambu yang bersiap untuk menyerang, melindungi dan bertempur sampai titik darah penghabisan. Taman ini, kini menjadi tempat rekreasi bagi penduduk lokal bersama keluarga dan selalu padat di hari-hari libur.

12

Puputan berasal dari kata ”puput” yang berarti selesai atau habis-habisan. Kata ini diambil dari pertempuran melawan Belanda pada tahun 1946, disaat itu ribuan pasukan Bali memakai pakaian tanda kebesarannya dan hanya bersenjatakan tombak dan keris. Dimana mereka berperang dengan cara melemparkan tombaknya ke arah musuh pada saat melawan Belanda.

Setelah banyak yang mengalami luka-luka berat dan para wanita juga menderita luka-luka serta ada yang meninggal dunia akibat perang habis-habisan, maka akhirnya perlawanan dihentikan. Sehingga perang ituĀ  dikenal dengan nama Perang Puputan.

Kini, peristiwa heroik itu telah berlalu sekitar 105 tahun danĀ Monumen Puputan Badung telah menjelma menjadi monumen hijau kota. Ia abadi dan begitu dicintai warga masyarakat Bali karena hamparan rerimbunan pohon dan kesejukan yang disajikan. Makanya tak heran setiap harinya tempat wisata bersejarah ini tak luput dari kedatangan para wisatawan yang ingin bersantai bareng keluarga, sambil menikmati udara yang sejuk dan makanan khas Kota Denpasar.