Keanekaragaman Hayati di Taman Nasional Wasur

Taman Nasional Wasur Papua – Taman Nasional ini berupa lahan basah yang paling luas di Papua. Lahan basah di taman nasional ini adalah ekosistem yang paling produktif dalam menyediakan bahan pangan dan perlindungan bagi kehidupan berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

7
Sekitar 70 persen dari luas kawasan Taman Nasional Wasur berupa vegetasi savana, sedang lainnya berupa vegetasi hutan rawa, hutan musim, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput, dan hutan rawa sagu yang cukup luas. Jenis tumbuhan yang mendominasi hutan di kawasan taman nasional ini antara lain api-api (Avicennia sp .), tancang (Bruguiera sp. ), ketapang (Terminalia sp. ), dan kayu putih (Melaleuca sp .).

Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain kanguru pohon (Dendrolagus spadix ), kesturi raja (Psittrichus fulgidus ), kasuari gelambir (Casuarius casuarius sclateri ), dara mahkota/mambruk (Goura cristata ), cendrawasih kuning besar (Paradisea apoda novaeguineae ), cendrawasih raja (Cicinnurus regius rex ), cendrawasih merah (Paradisea rubra ), buaya air tawar (Crocodylus novaeguineae ), dan buaya air asin (C. porosus ).

Salah satu lokasi yang layak dikunjungi di Taman Nasional Wasur adalah Danau Rawa Biru. Berbagai jenis satwa seperti burung migran, walabi, dan kasuari sering datang dan menghuni Danau Rawa Biru. Danau ini disebut “Tanah Air” karena ramainya berbagai kehidupan satwa.
rumah semut

Selain itu ada penangkaran kangguru yang hingga Desember 2008 berjumlah 30 ekor serta Rumah Semut atau Musamus. Nama tersebut didapat karena semut sendiri lah yang membangun ‘istana’nya dari rumput liur dan liur mereka. Rumah semut unik karena ventilasinya berupa lorong yang melindungi koloni semut dari hujan dan membantu melepas panas ke udara di musim kemarau. Keistimewaan inilah yang menjadi alasan kenapa Musamus adalah lambang daerah Kabupaten Merauke.

8
Jika Anda tertarik mengunjungi Taman Nasional Wasur maka musim kunjungan terbaik adalah pada bulan Juli sampai November. Kamu bisa berangkat dengan pesawat terbang dari kota Jayapura ke Merauke. Setelah itu menggunakan kendaraan roda empat ke lokasi melalui jalan trans Irian.