Kekayaan Flora dan Fauna di Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz Papua – Adalah kawasan konservasi alam yang dijaga berdasarkan prinsip perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman flora dan fauna serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam dan ekosistemnya.
19
Taman nasional ini mempunyai keanekaragaman hayati yang tinggi dan ditunjang keanekaragaman budaya yang mengagumkan. Diperkirakan kebudayaan tersebut berumur 30.000 tahun dan merupakan tempat kediaman suku Nduga, Dani Barat, Amungme, Sempan dan Asmat. Kemungkinan masih ada lagi masyarakat yang hidup terpencil di hutan belantara ini yang belum mengadakan hubungan dengan manusia modern.
20
Sebanyak 34 tipe vegetasi seperti hutan rawa, hutan tepi sungai, hutan sagu, hutan gambut, pantai pasir karang, hutan hujan lahan datar/lereng, hutan hujan pada bukit, hutan kerangas, hutan pegunungan, padang rumput, dan lumut kerak terdapat di Taman Nasional Lorentz. Jenis-jenis tumbuhan di taman nasional ini antara lain nipah (Nypa fruticans), bakau (Rhizophora apiculata), Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata.

Jenis-jenis hewan yang sudah dikenal di Taman Nasional Lorentz terdapat sekitar 630 spesies burung (70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 spesies mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini terdapat dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik diantaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx). Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.

Terdapat beberapa rute yang dapat diakses untuk menuju wilayah Taman Nasional Lorentz, baik melalui jalur laut maupun udara. Berikut ini rute pilihan untuk mencapai kawasan Taman Nasional Lorentz. Jalur Laut : Tujuan Kabupaten Mimika, Paniai, dan Asmat dapat ditempuh dengan menggunakan kapal Laut. Jalur Udara : Tujuan Kabupaten Mimika, Jayawijaya, Kabupaten Puncak Jaya dan Yahukimo dapat diakses dari Jayapura, Merauke dan Biak dengan menaiki Kapal Terbang Hercules (milik TNI-AU), Trigana Air, Merpati Nusantara Air Lines, atau Manunggal Air Lines.