Kekayaan Wisata Kepulauan Flores

Flores Nusa Tenggara Timur – Kepulauan yang terletak di Propinsi Nusa Tenggara Timur ini mempunyai banyak obyek wisata yang sangat menarik. Sebut saja ada Pulau Lembata, Adonara, Solor dan Pulau Komodo.

13
Kawasan wisata Flores dikenal kaya obyek wisatanya yang unik dan eksotik. Bahkan salah satu dari pulaunya sudah terkenal di mancanegara yaitu Pulau Komodo dimana di sini terdapat biawak raksasa yang sudah dikenal hingga mancanegara yakni komodo.

Selain itu ada Taman Laut Riung, Danau Tiga Warna Kelimutu, serta perburuan paus Kota Klema di Lamalera dan kain tenun kaya akan motif Flores yang indah.

14

Jika suatu saat inginberkunjung dan berlibur ke Flores, terlebih dahulu kawasan wisata yang harus dikunjungi adalah Pulau Komodo di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores.

Komodo merupakan satu-satunya reptil zaman prasejarah yang masih hidup sampai saat ini. Kadal raksasa ini hidup menyebar di Kepulauan Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Gilimotang.

Kawasan laut TNK ini juga menjadi objek wisata terkenal karena kaya dengan berbagai jebis biota lautnya. Kawasan laut seluas 132.572 hektar tersebut menjadi salah satu perairan yang kaya biota laut terindah di dunia karena bentuk dan warnanya yang beraneka ragam. Terumbu karang di kawasan ini sekitar 260 jenis dan sedikitnya terdapat 1.000 jenis ikan kerapu dan ikan napoleon.

TNK juga menjadi tempat berlindung dan bertelurnya berbagai jenis ikan karang, penyu hijau dan penyu sisik. Perairan ini juga menjadi jalur lintasan sekitar 10 jenis paus, lumba-lumba dan ikan duyung.

Jika sudah berjalan-jalan menikmati keindahan TNK, baiknya melanjutkan perjalanan ke Riung di Kabupaten Ngada karena kawasan tersebut memiliki laut yang jernih. Selesai menikmati keindahan alam di Riung, lanjutkan perjalanan ke Kelimutu.

Danau Kelimutu merupakan danau vulkanik dimana danau ini tercipta akibat aktivitas gunung berapi. Danau Kelimutu ini terletak di kawasan Taman Nasional Kelimutu dan Kelimutu ini juga disebut-sebut sebagai salah satu dari sembilan keajaiban dunia. Pertama kali daerah ini ditemukan Van Such Telen, yaitu warga negara Belanda pada tahun 1915.
Danau Kelimutu memiliki tiga warna, yakni merah, putih dan biru muda. Untuk melihat Danau Tiga Warna itu, pengunjung harus naik hingga ke tugu puncak, karena dari tugu puncak itulah akan melihat dengan jelas pemandangan tiga danau berwarna yang menakjubkan.

Kawasan Kelimutu telah ditetapkan sebagai taman nasional sejak 26 Februari 1992. Kawasan ini memiliki luas 5.356,5 hektar yang meliputi tiga kecamatan yakni Detusoko, Wolowaru dan Ndona, Kabupaten Ende.