Kota Tua Batavia yang Kaya Sejarah

Kota Tua Batavia Jakarta – Adalah obyek wisata favorit para pecinta sejarah dan budaya. Daerah ini juga sangat digandrungi fotografer yang ingin melatari fotonya dengan arsitektur bangunan lawas. Injakkan kaki Anda berkeliling Kota Tua atau menyewa sepeda tua ala meneer dan mevrouw Belanda untuk menikmati keindahan suasana di sana.
7
Di Kota Tua Batavia terdapat 6 lokasi bersejarah yang dapat Anda telusuri. Mulailah dari Pelabuhan Sunda Kelapa, kemudian lanjutkan menuju tiga bangunan utama di jantung Kota Tua yang sekarang menjadi beberapa museum, yaitu: Museum Fatahillah, Museum Wayang, dan Museum Seni Rupa.  Tiga sisanya adalah Museum Mandiri, dan Stasiun Kereta Api Kota.
8
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Kota Tua maka jangan ragu langkahkan kaki mengunjungi Museum Fatahillah. Di sini Anda dapat menelusuri jejak sejarah Jakarta dari masa prasejarah hingga berdirinya kota Jayakarta. Gedung ini selain berfungsi sebagai kantor juga memiliki ruang pengadilandan penjara bawah tanah yang dilengkapi rantai dengan bola pemberat untuk tahanan.

Kawasan Kota Tua Batavia dapat dicapai dengan kendaraan dari berbagai sudut Kota Jakarta. Anda bisa naik bus Trans Jakarta dari blok-M (koridor 1), kemudian turun di akhir terminal kota. Dari terminal tersebut teruskan dengan berjalan kaki menuju kawasan Kota Tua. Sempatkan menyambangi Menara Syahbandar (Uitkijk Post). Di tempat ini Anda dapat menyaksikan Kota Tua melalui ketinggian. Dulunya, menara tersebut digunakan untuk mengawasi dan memandu kapal yang masuk ke pelabuhan. Menara Syahbandar juga merupakan titik 0 atau kilometer 0 Kota Jakarta sebelum dipindahkan ke Monumen Nasional (Monas) tahun 1980-an. Perhatikan dengan baik, ada keunikan dari menara ini yang posisinya miring beberapa derajat dari garis vertikal.