Pasar atum surabaya

pasar atum

Pasar Atum ini yaitu surga para wanita, awalannya popular di kalangan meme, cece, ayi, tante, oma.
Saat ini makin popular serta dikunjungi banyak orang, termasuk yang dari luar kota, telah menjadi satu diantara ikon kota Surabaya.
Awalannya, bila golongan pria di ajak kesini, serasa dihukum seharian, lantaran produknya umumnya pakaian, fashion, penjahit, pernak pernik cewe.
Parkirnya juga relatif horor, dengan situasi kuno serta kacau balau, bila baru belajaran lebih baik pilih diantarkan, kendaraan umum atau parkir dibawah (membayar lebih mahal) karena sudah beberapa kali rekan menciumkan mobil ke dinding pembatas dalam usaha naik ke area parkir atas, karenanya kerapkali kaum adam digeret ke sini untuk menyetirkan.
Nah sesudah sukses memperoleh parkir ditempat yang relatif horor serta penuh sesak, bekas hari si ‘sopir’ umumnya melongo sembari membawakan barang belanjaan
Untungnya belakangan ini makin banyak tempat penjual makanan serta dvd, jadi ada product yang dapat disatroni golongan pria, serta untuk yang single, dapat pula cuci mata disini sembari menemani ibu atau sanak saudara
Hari itu saya berkunjung ke pasar Atum untuk menemani menjumpai penjahit, tempatnya di lantai atas, sangat banyak penjahit di satu lokasi, calon pelanggan dapat melihat-lihat untuk mencari yang paling cocok.
Ada kios kecil serta ada juga toko yang sediakan layanan penjahit untuk pelanggan yang perlu pelayanan lebih.
da dua area food court di mall ini, mall lama yang lebih kecil areanya serta mall baru yang lebih besar.
kedai kopi serta Jajan Pasar, Kartiko. Tempatnya enak, unik serta tematik, lain sekali dengan umumnya penjual jajan pasar atau makanan ringan tradisional yang lain. Jajan pasar versi mewah telah banyak, namun belum ada yang dipaket sebagus Kartiko, dengan perlengkapan makan unik, tatanan design interior yang cantik serta tematik, menarik untuk tempat photo sebenarnya.
food center
Bila tadi telah dibahas food center lama nya, situasi food court baru, terletak di lantai atas. Tempatnya lebih ramai serta suasananya lebih modern. Ada juga gerai KFC disini, namun bila sudah repot-repot ke Atom, mending cobalah makanan lain deh.
Terdapat banyak puluh resto serta diluar area food court nya masih terdapat banyak penjual makanan ringan, terhitung krupuk, manisan dsbUntuk makan siangnya, saya coba Hari Hari Vegetarian, menu Nasi Hongkong.
Isinya terbagi dalam daging vegetarian (dari tepung), cah sayur, terong dll
Rasa makanannya lumayan, namun untuk sambalnya sedikit aneh serta pahit. Mungkin dikarenakan memakai pengganti bawang serta bahan lain yg tidak dapat digunakan untuk diet vegetarian tertentu.
Jl. Bunguran No. 45 (Jl. Waspada, Jalan Stasiun Kota), Surabaya, Jawa Timur, Indonesia