Tips Tiket Kereta Api Gajayana

Tips Tiket Kereta Api Gajayana – Nama Gajayana berasal dari seseorang raja dari Kerajaan Kanjuruhan yang bernama sang Liswa (anak dari Dewa Shima) serta populer dengan gelar Gajayana yang benar-benar di cintai oleh beberapa brahmana serta rakyatnya karena membawa ketentraman di semua negeri. Kerajaan Kanjuruhan ini berpusat di lokasi Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

kereta_api

Ticket kereta api (KA) Gajayana kelas eksekutif jurusan Jakarta-Malang telah habis terjual. Pemudik beli ticket tempat duduk lebih awal untuk keberangkatan H-7 sampai H-5.

Sekian dinyatakan Kepala Jalinan Masyarakat PT KA Daerah Operasi 1, Mateta Rajilulhaq, Senin, 9 Agustus 2010.
Menurut Mateta, penumpang kereta service lebaran tahun ini memanglah semakin banyak untuk tujuan Malang dibanding daerah lain di Pulau Jawa.

Sesaat untuk kereta tujuan daerah yang lain, seperti Surabaya serta Solo, kata Mateta, tetap ada kursi kosong. Tetapi, ia tidak bisa meyakinkan bekas kursi karena tiap-tiap detik data transaksi ticket selalu beralih.

Itu penyebab, Mateta mengimbau calon penumpang kereta tidak panik. Terlebih, tutur Mateta, PT KA juga tetap mempunyai KA penambahan.

Tetap terdapatnya kursi kosong untuk tujuan Surabaya serta Solo, menurut perkiraan Mateta karena beberapa calon pemudik belum bisa kepastian jadwal cuti lebaran. Hingga, kata Mateta, mereka pilih tunda dahulu pembelian ticket.

Sekarang ini, PT KA telah mengambil keputusan harga ticket lebaran 2010. Untuk kelas usaha serta eksekutif, harga nya diputuskan menurut tarif batas atas.

Tarif batas atas yang disebut adalah harga ticket paling tinggi. Contohnya, KA Argo Anggrek tujuan Gambir-Surabaya Turi. Tarif batas bawah Rp310. 000, sedangkan tarif batas atas Rp500. 000.

Contoh yang lain, tarif batas atas KA Argo Lawu maksud Gambir-Solo yang diberlakukan sebesar Rp450. 000. Sementara, KA Sindoro maksud Gambir-Semarang meraih Rp400. 000.

Seluruhnya ticket lebaran itu, telah bisa dibeli 30 hari sebelum saat hari lebaran — lewat cara-cara. Yaitu, melalui 45 agen resmi PT KAI, 117 kantor pos semua Indonesia, call center 121, anjungan tunai mandiri (ATM) BII, BRI, serta ATM Mandiri.